Indo chating xxx


puk enak..” aku mulai kocok susu Rina sampai susu Rina berwarna merah.

Terlepas sudah CD Rina, terlihat bebas pantat yang putih mulus tanpa cacat dan vagina yang memerah basah dan berambut rapih.

Kurebahkan Rina dan kududuk di perutnya, aku mengarahkan penisku di belahan susu Rina, dan kurapatkan susu Rina yang besar itu untuk menjepit penisku dan aku maju-mundurkan penisku.“Ah.. Aku mengelus-elus bongkahan itu dengan tangan telunjukku, Rina sedikit mengangkat pantatku akibat rangsangan tanganku, dan biasanya pantat Rina otomatis maju mundur dengan dan super model sex, dia pintar sekali meningkatkan nasfu sex lawannya.

Memang kalau makin dekat makin jelas tonjolan susu rina ini, putingnya nampak tonjolannya di tengah-tengah gundukan payudaranya. ini Mbak.., nomer 40,” aku kaget sekali tiba-tiba diperingatkan seperti itu.

Rina mengerti gelagatku yang terus mengamati susunya itu.“Mas.., mana lagi..? Aku sengaja memesan nomor yang baling bawah, sehingga Rina nanti bisa menunging membelakangiku. ”Aku mulai akrab dengan Rina, dan kalau ngomong sudah tidak nanggung-nanggung lagi, aku yakin dia sudah mengerti masalah sex.“Ya..

Pinjam CD BF ini aku rutin satu minggu sekali, dan pinjam paling tidak 5 VCD (puas nek..). ya.”Rina lalu menuju ke kamar mandi yang letaknya di belakang rental X ini. ternyata dia baru mengkaraoke batang kemaluan cowok ini.“Ya Mas, ada yang bisa saya bantu..? ah…”Aku sedikit mengangkat pantatku, terasa dingin geli dan enak sekali, lain dengan onani. Lalu dia melepaskan mulutnya dari penisku, dan menelan semua spermaku walaupun ada yang keluar sedikit dari mulutnya. Sekarang rina melepaskan lumatan bibirnya, dan mengerang merasakan tarian tanganku di susunya itu.“Ah.., ye..